Google Pengujian Sifat Fisis | Dark Wizard of Scientist

October 16, 2013

Pengujian Sifat Fisis

Pengujian Sifat Fisis

Susut Bakar

Pengujian susut bakar dilakukan pada sampel uji berbentuk persegi, secara teoritis susut bakar dinyatakan dalam persamaan:
% Susut Bakar = clip_image002........................... ..........(2.1)
Dengan Vo = Volume sebelum pembakaran
Vc = Volume Sesudah pembakaran
Temperatur pembakaran sangat mempengaruhi terhadap penyusutan dimana semakin tinggi temperaturnya maka pori-pori akan semakin tertutup oleh butiran bahan yang melebur dan terjadi penyusutan bahan. Faktor yang lain mempengaruhi penyusutan adalah cara pembentukannya, lama pembakaran intensif, ukuran butir dan komposisi bahan (Kurnia S, 2006).


 Porositas

Porositas merupakan perbandingan antara jumlah volume lubang-lubang kosong yang dimiliki zat padat yang dinyatakan dalam persen. Secara umum pada suhu yang tinggi pembakaran keramik akan menghasilkan porositas yang kecil dan sebaliknya pada suhu yang rendah akan menghasilkan porositas keramik yang lebih besar, maka porositas yang lebih baik akan dihasilkan pada suhu yang lebih rendah. Porositas dapat dirumuskan dalam persamaan:
% Porositas = clip_image004x 100%...........................................(2.2)
Dengan clip_image006 = massa sampel basah (gram)
clip_image008 = massa sampel kering (gram)
clip_image010 = volume total sampel kering (cm3)
clip_image012 = massa jenis air (gram/cm3)

Hubungan Porositas dan Tekanan

Penggunaan mesin press adalah untuk mencetak bahan dari serbuk dengan ukuran dan densitas yang telah ditentukan disesuaikan dengan jenis reaktor yang digunakan. Kenaikan kerapatan kompakan dan pengisian pori-pori akan terjadi pada pemakaian tekanan yang semakin besar. Hal ini akan berhubungan dengan kompabilitas dan partikel.

Pemakaian tekanan semakin tinggi terjadi penurunan kerapatan bahan serbuk hasil pengompakan. Hal ini disebabkan oleh terjadinya “blocking. Blocking yaitu terperangkapnya sejumlah pori pada kompakan yang terlalu tinggi. Apabila tekanan ditambah lagi akan terjadi “mechanical locking” antara kompakan dengan dinding dies akan semakin tinggi. Hal ini menyebabkan gaya pengeluaran bahan (ejection force) semakin tinggi. Ejection force yang terlalu tinggi akan menyebabkan deliminasi atau retakan pada partikel serbuk sebagai adanya perbedaan tegangan stress dan strain di dalam suatu bahan.

Disusun Oleh : Bed Jesamon Sipayung | Ferdinand A.K Zendrato | Henny Ompusunggu | Ryanto C Simamora | Siti Maisyaroh | Wanry Lumbanraja
Share this post

0 comments

Comment & suggestion....

:) :-) :)) =)) :( :-( :(( :d :-d @-) :p :o :>) (o) [-( :-? (p) :-s (m) 8-) :-t :-b b-( :-# =p~ :-$ (b) (f) x-) (k) (h) (c) cheer

 
© 2013 Dark Wizard of Scientist
Original Designed by BlogThietKe Cooperated with Duy Pham
Released under Creative Commons 3.0 CC BY-NC 3.0
Posts RSS Comments RSS
Back to top